(riaukarya.com) Natuna – Wan Siswandi, adalah sosok Bupati Natuna, dikenal karena dedikasinya dalam menjaga kedaulatan wilayah dan memajukan pembangunan di daerah strategis ini, terus menjadi perhatian publik. Terpilih sebagai Bupati Natuna pada tahun 2021, Wan Siswandi memiliki visi kuat untuk menjadikan Natuna sebagai wilayah yang berdaya saing di tingkat nasional dan internasional.
Latar Belakang dan Pendidikan:
Wan Siswandi lahir di Sungai Ulu, Natuna, sebuah daerah kepulauan yang terletak di perbatasan utara Indonesia. Sebagai putra asli Natuna, ia memiliki ikatan emosional yang mendalam dengan daerah yang memiliki posisi strategis di Laut Natuna Utara ini. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar hingga tingkat atas di Natuna, Wan Siswandi melanjutkan studinya di luar daerah untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi.
Ia meraih gelar sarjana di bidang administrasi publik dan melanjutkan pendidikan pascasarjana, memperdalam keahliannya dalam bidang manajemen publik. Latar belakang pendidikannya yang kuat inilah yang menjadi landasan dalam berbagai kebijakan yang ia ambil selama masa kepemimpinannya.
Karier dan Pengalaman:
Sebelum terjun ke dunia politik, Wan Siswandi berkarier di sektor pemerintahan, memulai dari level yang lebih rendah hingga mencapai posisi strategis tertinggi di Pemerintah Kabupaten Natuna yaitu Sekertaris Daerah. Pengalamannya di bidang birokrasi memberikan pemahaman mendalam tentang permasalahan dan tantangan yang dihadapi Natuna, baik dalam hal pengelolaan sumber daya alam maupun menjaga kedaulatan wilayah.
Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, Wan Siswandi, yang berpasangan dengan Rodhial Huda, berhasil memenangkan hati masyarakat Natuna. Ia dilantik sebagai Bupati Natuna pada tahun 2021. Sejak saat itu, ia dikenal sebagai pemimpin yang konsisten memperjuangkan kepentingan daerah, terutama dalam hal pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat meskipun masa sulit pasca pandemi Covid-19.
Fokus Kepemimpinan: Menjaga Kedaulatan dan Pembangunan Berkelanjutan
Sebagai kepala daerah di wilayah yang berbatasan langsung dengan negara-negara tetangga, seperti Vietnam dan Tiongkok, Wan Siswandi menghadapi tantangan besar dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia. Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat, ia aktif dalam pengawasan wilayah perairan Natuna, yang kerap menjadi sorotan akibat sengketa Laut Natuna Utara.
Di bidang pembangunan, ia berfokus pada peningkatan infrastruktur, konektivitas antar pulau, dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Salah satu pencapaian terbesarnya adalah mempercepat proses elektrifikasi di pulau-pulau terpencil serta meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan dan pendidikan di seluruh wilayah Natuna.
Kebijakan Unggulan: Ekonomi dan Pariwisata
Wan Siswandi juga memiliki perhatian besar terhadap sektor ekonomi lokal dan pariwisata. Ia terus mendorong optimalisasi potensi kelautan dan perikanan Natuna, serta mengembangkan sektor pariwisata yang berbasis pada keindahan alam Natuna, seperti wisata bahari dan ekowisata. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan daerah sekaligus memperkenalkan Natuna sebagai destinasi wisata unggulan di Kepulauan Riau.
Komitmen Terhadap Pembangunan Nasional
Dalam berbagai kesempatan, Wan Siswandi menegaskan bahwa Natuna bukan hanya wilayah terluar Indonesia, tetapi juga merupakan bagian penting dari kedaulatan nasional. Ia berkomitmen untuk terus menjaga Natuna agar tetap aman dan sejahtera, sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam memperkuat pertahanan dan ekonomi di daerah perbatasan.
Kesimpulan;
Dengan latar belakang yang mumpuni dan pengalaman yang luas, Wan Siswandi berhasil membangun Natuna menjadi daerah yang lebih maju dan berdaulat. Visi dan misinya untuk menjaga Natuna sebagai gerbang terdepan Indonesia menunjukkan kepemimpinannya yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan, baik dari segi keamanan, ekonomi, maupun sosial. Komitmennya untuk terus memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Natuna menjadi harapan besar bagi kemajuan daerah di masa depan. (RK/Zani)

